Saturday, March 31, 2012

Pilar-pilarNya Tuhan

Yeremia 29:7 ”Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.”

Shallom,.Kalau kita melihat apa yang terjadi dengan keadaan bangsa kita Indonesia, betapa sedihnya hati kita, hanya karena BBM (Bahan Bakar Minyak) naik, Demontsrasi dimana-dimana, kekacauan terjadi dimana-mana, kerusuhan terjadi dimana, hampir di seluruh Propinsi wilayah Indonesia terjadi demonstrasi penolakan kenaikan harga BBM, Masyarakat takut akan harga-harga bahan pokok sandang dan pangan yang akan naik, saya berfikir sejenak bahwa, betapa sedihnya melihat kekacauan yang terjadi di bangsa kita ini, betapa corat marutnya keadaan bangsa ini, adakah kita melihat keadaan semua ini..?? yang menjadi pertanyaan saya adalah : ” Di manakah anak-anak Tuhan ketika hal ini terjadi..?? ” adakah anak-anakNya berperan akatif untuk membela bangsa ini ataukah kita sebagai anak-anak Tuhan turut serta membicarakan/mengeluhkan bangsa ini, ataukah juga ikut serta dalam menyalahkan pemerintah..??

Sebagai hamba Allah saya mau menegaskan kepada kita semua bahwa sebagai anak-anak Allah adalah tanggung jawab kita untuk kedamain, kesejahteraan, kemakmuran untuk bangsa Indonesia yang kita cintai ini, adalah tanggung jawab kita juga supaya terjadi perubahan-perubahan yang radikal atas bangsa Indonesia, Bukankah ada tertulis di kitab Yeremia 29:7 ”Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.”.

Kata usahakanlah artinya mengupayakan, mengharuskan kesejahteraan kota dimana kita berada serta berdoalah atasnya..??. Kita adalah anak-anak Allah, pilar-pilarNya Tuhan untuk menggotong bersama-sama Bangsa Indonesia kepada Kristus, Adalah tanggung jawabmu kesejahteraan bangsamu, adalah hidupmu untuk bangsa Indonesia, pilar-pilarNya Tuhan yang siap bekerja/membela untuk Bangsa Indonesia, menciptakan kerajaan Allah seutuhnya, selengkap-lengkapnya di Tanah Air tercinta Indonesia.

Saya terlalu percaya sekali, bahwa ketika Anak-anak Allah sebagai pilar-pilarnya Tuhan berfungsi dengan tepat dan benar, secepat-cepatnya bangsa kita akan berubah, dan dari bangsa kita inilah yang akan menjadi contoh teladan atas bangsa-bangsa lain, terlebih Tuhan akan senang akan kita dan tersenyum dan berkata kepada kita ” Aku bangga padamu,anak-Ku,”. Oleh karena itu jadilah pilar untuk Bangsa kita Indonesia yang kita cintai ini, supaya tidak terjadi hal-hal seperti yang kita lihat dan alami di bangsa kita ini belakangan hari ini, kekacauan dimana-dimana tetapi sebaliknya akan terjadi kemakmuran, kedamaian dan kerajaan Allah tercipta seutuhnya di bangsa kita Indonesia tanpa demonstrasi, oleh karena itu jadilah Pilar-pilarNya Tuhan yang sempurna atas Bangsa Indonesia, Be the Pillar of God..Amin

Sunday, March 25, 2012

Tujuan Karunia Sesion I

Shalloom,.Puji Tuhan,.Apa kabar pembaca setia blog saya,.Saya berharap oleh anugerah Tuhan, saudara semua menerima hal – hal yang terbaru dari Bapa, dan di berkati melalui blog saya,.Doa saya kita tetap terus maju dalam anugerah Tuhan, apapun yang terjadi dan makin sesuai dengan karakter Kristus dan menjadi rekan sekerja Allah di muka bumi dalam pembangunan Tubuh Kristus,.Amin.

Saat ini kita akan membahas dari kitab Efesus tentang tujuan karunia-karunia yang sudah Tuhan percayakan dalam hidup kita, setiap kita pasti mempunyai karunia-karunia Allah dan tidak mungkin tidak ada karunia dalam hidup kita, dan untuk apa karunia itu ada pada kita, yuk, kita bahas satu persatu ayat per ayat..!!!

(Efesus 4:10) Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu. Tuhan Yesus datang kedunia tujuannya ialah untuk memenuhkan segala sesuatu di alam semesta ini dengan kehadiranNya, sehingga seluruh dunia terisi penuh oleh kehadiranNya, penuh dengan kemuliaanNya, dan memang dari Dia dan oleh Dia kemuliaan itu. (Alkitab BIS Efesus 4:10) Dan Ia yang sudah turun itu, Ialah juga yang naik sampai ke tempat yang jauh lebih tinggi dari segala langit sehingga seluruh alam semesta terisi dengan kehadiran-Nya.

Nah, oleh karena itu Ia yang adalah Yesus Tuhan kita memberikan karunia-karunia kepada kita melalui Roh KudusNya, karunia itu seperti hadiah dan memang hadiah bukan sepertinya, hadiah / Anugerah terindah dari Tuhan Yesus, dan apakah karunia atau hadiah itu? Berikut :

Adalah Karunia Lima Jawatan Efesus 4:11 :

1. Karunia Rasul

2. Karunia Nabi

3. Karunia Penginjil

4. Karunia Pengajar

5. Karunia Gembala

Adalah Tujuh Karunia Motivasi Roma 12:6-8 :

1. Karunia Bernubuat

2. Karunia Melayani

3. Karunia Mengajar

4. Karunia Menasehati

5. Karunia Memberi

6. Karunia Pemimpin

7. Karunia Kemurahan

Adalah juga Sembilan karunia Roh Kudus 1Korintus 12:8-9

1. Karunia Hikmat

2. Karunia Pengetahuan

3. Karunia Iman

4. Karunia Kesembuhan

5. Karunia Mujizat

6. Karunia Bernubuat

7. Karunia Membedakan roh

8. Karunia Bahasa roh

9. Karunia Menafsirkan Bahasa roh

Semuanya berfungsi sesuai dengan fungsi karunianya masing-masing dalam pribadi kita. (Efesus 4:7) ”Tetapi kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus.” Di berikan juga sesuai dengan takaran hidup kita, ingatkah saudara Perkataan Tuhan Yesus melalui perumpamaan mengenai talenta?, bukankah semuanya mendapat talenta sesuai kemampuan kita, sesuai dengan takaran kita?,sesuai dengan sifat/karakter alami hidup kita?, sehingga setiap kita memiliki karunia tersebut dengan tujuan untuk memperlengkapi orang-orang kudusNya Tuhan sehingga umat Allah di semesta ini, di lengkapi sepenuhnya/seutuhnya tanpa cacat untuk :

1. Melayani Tuhan Seutuhnya

2. Pekerjaan Pelayanan Pembangunan Tubuh Kristus

Seperti yang tertulis di kitab (Efesus 4:12) untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

. (Alkitab BIS Efesus 4:12) Ini dilakukan-Nya supaya umat Allah dilengkapi sepenuhnya agar dapat melayani Tuhan dan membangun tubuh Kristus.

Bersambung....

Saturday, March 10, 2012

Yesus, Gembala yang baik

“Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” (Yohanes 10:10)

Shallom..Damai sejahtera Kristus melimpahi kita dengan kepenuhan akan Dia setiap saat..Amin..Tuhan Yesus berkata dalam kitab Yohanes bahwa : pencuri itu datang hanyak untuk; mencuri, membunuh, membinasakan. Mencuri ; salah satu pekerjaan iblis ialah mencuri apa saja yang di curi..? yakni damai sejahtera kita, masa depan kita yang penuh dengan harapan di curi dan di rampas habis oleh iblis, sehingga kita hidup dalam ketidakpastian. Membunuh ; Pekerjaan iblis yang lain adalah membunuh, bukan saja membunuh tubuh kita secara jasmaniah, tetapi iblis juga berusaha untuk membunuh iman kita, suapaya kita tidak bisa memandang dan berjalan kedepan, membunuh karakter Kristus yang ada didalam kita, membunuh Visi dan Misi kita dalam perjalanan hidup, sehingga kita tidak mempunyai tujuan yang jelas akan hidup dan membawa kita kepada kemelaratan akan kehidupan Kristus. Membinasakan ; yang terakhir adalah membinasakan roh kita sehingga kita tidak dapat menikmati sorga kekal melainkan kematian kekal dalam neraka hukuman kekal juga, jadi sangat jelas bahwa iblis ingin supaya kita tidak mendapatkan apa-apa di bumi maupun di sorga karena itu berjaga-jagalah dan waspadalah…!! (Baca: 1Petrus 5:8)

Tetapi ada kabar baik, ayat selanjutnya berkata: “Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan“ dan Tuhan Yesus datang supaya setiap kita mempunyai hidup, tidak cukup hanya hidup saja yang Tuhan Yesus berikan melainkan dalam kehidupan itu kita memiliki kelimpahan dalam segala hal, itu adalah perkataan Yesus sendiri, lalu apa sajakah kelimpahan itu, contoh : Firman Allah yang selalu baru dan damai sejahtera Allah yang selalu baru setiap saat yang haharus kita nikmati, Visi dan Misi, Masa depan yang penuh harapan dan gemilang, Kuasa Roh Kudus, dan masih banyak lagi yang tidak mungkin saya harus tuliskan di surat ini? Karena itu akuilah Tuhan Yesus dalam hidup kita ini seutuhnya dalam kepercayaan total tidak setengah-setengah karena Tuhan Yesus adalah Gembala Agung kita, gembala yang baik “Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku.”(Yoh 10:15-16). Gembala yang kenal domba-dombaNya dan dombapun kenal Gembalanya oleh karena itu milikilah hidup yang lebih dari hidup yaitu hidup dalam segala kelimpahan di dalam Kristus dan jangan mau di bodoh-bodohin iblis dan dunia, percayakan hidup kita kepada Gembala Agung kita yang baik, yaitu Yesus Kristus Tuhan dan kenalilah sifat dan karakterNya serta hiduplah didalamNya setiap saat.Amin..

Build character



Dewasa karakter di butuhkan pada zaman sekarang, dari pada dewasa perkataan karena dewasa karakter memiliki jiwa yang sangat kaya, bukan jiwa yang miskin, build your character in your life..

Friday, March 2, 2012

Memakan Makananmu

Percayalah kepada TUHAN dengan sepenuh hatimu, dan janganlah mengandalkan pengertianmu sendiri. Ingatlah pada TUHAN dalam segala sesuatu yang kaulakukan, maka Ia akan menunjukkan kepadamu cara hidup yang baik.(BIS-Amsal 3:5-6)

Disebuah sekolah ada seorang muda yang penasaran tentang kehidupan dan kematian, kemudian terjadilah perbincangan sebagai berikut : Murid : "Bisakah Guru mengajarkan saya tujuan hidup manusia?" Guru : "Tidak," Murid : "Atau setidaknya maknanya?" Guru : "Tidak bisa." Murid : "Bisakah Guru menunjukkan pada saya sifat kematian dan kehidupan itu?" Guru : "Tidak." Akhirnya, pemuda itu melangkah pergi dengan sangat kesal. Semua murid yang ada di situ terkejut karena mengetahui Guru mereka ternyata tidaklah sebijak yang mereka kira. Lalu dengan suara tenang, sang Guru berkata lagi, "Bagaimana kau bisa memahami sifat kehidupan dan makna hidup jika kau sendiri belum pernah merasakannya? Sebaiknya kau memakan makananmu daripada hanya mengira-ngira rasa kehidupan." Jika kita melihat diri sendiri, bukankah kita sering kali seperti pemuda tadi? Sebelum mengungkapkan sebuah ide atau sebelum mulai mewujudkan mimpi, kita selalu terbentur dengan berbagai pertanyaan kehidupan, Hingga akhirnya apa yang ingin kita lakukan tidak pernah benar-benar dijalani. Alkitab mengingatkan supaya kita percaya sama Tuhan dalam menjalani kehidupan ini, suapaya Ia menunjukkan kepadamu cara hidup yang baik, berjalan bersama Dia guru kehidupan yaitu Yesus Tuhan kita dengan tanpa keraguan, tanpa ada banyak pertanyaan sama seperti yang di contohkan tentang kehidupan Abraham bapa orang beriman, Ibrani 11:8 : ” Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.” berjalan saja tanpa banyak bertanya-tanya, banyak bertanya-tanya terdapat banyak sungut-sungut, banyak sungut-sungut banyak dosa, karena tanpa banyak pertanyaan artinya engkau meletakan seluruh totalitas kehidupanmu di tangan Yesus dengan tanpa keraguan sedikitpun. memakan kehidupan lebih baik dari pada hanya mengira-ngira kehidupan, Percaya saja..!!..lakukan saja..!! makan saja makananmu yakni makanan kehidupanmu. Amin..

Thursday, February 23, 2012

Aku ini Pahlawan

Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata: "Aku ini pahlawan!" Yoel 3:10

Hallo..Apa kabar semua, salam damai sejahtera dari Tuhan kita Yesus Kristus menyertai kita semua dan dalam kehangatan pelukan kasihNYA yang selalu melekat dalam kehidupan kita sehari-hari menyertai kita selama-lamanya, Amin..

Kalalu pembaca ingat beberapa waktu yang lalu, dalam tulisan saya mengenai

“Pinggang yang berikat” yang selalu siap sedia baik maupun tidak baik keadaanya, kita harus siap dalam segala keadaan dalam menghadapi segala hal dalam realita kehidupan ini, dan “Adakah Iman dibumi..!! “ supaya kelak ketika Tuhan datang untuk kali yang kedua, Tuhan mendapati ada Iman dibumi dan itu semua di mulai dari kita pribadi, orang-orang pilihan Tuhan.

Nah, kali ini kita akan membahas lanjutannya, Ciri-ciri seorang Pahlawan adalah memastikan bahwa ia telah siap sedia dalam keadaan situasi apapun, dan selalu menempa mata bajak menjadi pedang, yang sewaktu-waktu bilamana panah-panah sijahat datang kita bisa mematahkan ppanah tersebut dengan pedang tersebut, berbicara pedang adalah berbicara tentang Firman Tuhan dan Pengetahuan yang luas, serta pisau-pisau pemangkas menjadi tombak, yang selama ini pisau-pisau kita hanya sebatas pisau saja, dan mulailah mengasah pisau tersebut, berbicara pisau adalah berbicara tentang perkataan, mengasah perkataan kita bukan lagi menjadi perkataan yang biasa-biasa namun perkataan yang luar biasa langsung menusuk kehati orang-orang yang mendengarkan perkataan kita, yang membuahkan pertobatan bagi setiap orang yang mendengarnya,tombak yang menusuk yang menikam, perkataan yang menusuk dan menikam,dan tidak ada lagi didapati orang-orang lemah, tidak ada Iman, namun orang yang lemah yang selalu mengasah dirinya akan berkata kuat dan sangat tegas berkata melawan kehidupan ini dengan berkata "Aku ini pahlawan!" karena itu jadilah pahlawan yang kuat, yang ter asah, yang perkasa, yang siap untuk berperang kembali di laga peperangan kehidupan, jangan kecut, jadilah pahlawan yang gagah perkasa, Amin.

Sudah Selesai

“Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.” Yohanes 19:30

Shallom, sukacita Allah ada bersama kita sepanjang minggu ini, karena sesuatu yang Ilahi pasti kita alami di setiap detiknya, saat-saat yang terbaru hadir didalam hidup kita dalam minggu ini, saya juga percaya bahwa minggu-minggu kedepan adalah hari- hari yang jauh lebih dahsyat, luar biasa, juga pengalaman supranatural yang kita bisa nikmati terus menerus dalam hadirat Tuhan yang begitu indah dalam keintiman bersama Dia Allah kita.Amin.

Hari ini kita belajar lagi ya..Kita belajar tentang ayat di atas kata demi kata “Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.” yang saya pelajari adalah kata Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, Sesudah melewati siksaan, cercaan, makian, ludahan, pukulan,dan tinjuan hingga berakhir di kayu salib, Yesus melewati anggur(kehidupan) yang asam-asam tersebut, berapa banyak kita di zaman ini melewati kehidupan yang asam-asam seperti apa yang di alami oleh Dia, dan adakah kita yang sanggup menghadapi kehidupan seperti yang dialami Kristus sewaktu Dia hadir dibumi 100% sebagai manusia? Yang mengalami penderitaan yang seharusnya bukan Ia yang tanggung yang mana Yesus harus menanggungnya seperti orang yang terkena kutuk?.

Tuhan Yesus tanggung semuanya, bahkan dengan tegas di akhir hidupNya Ia berkata "Sudah selesai." dan kemudian Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya, Ia sudah selesai menyelesaikan tugasNya sebagai manusia di bumi dengan sangat sempurna, dan menyerahkan tongkat estapet kehidupan berikutnya di tangan kita, bukan hanya tongkat estapet, tapi kuasa, bahkan Ia mengirimkan Roh KudusNya untuk kita, supaya kita tidak yatim piatu, jadi sangat jelas sekali bagi kita ada contoh teladan hidup yang harus kita teladani dari kehidupanNya.

Dan sangat tidak ada alasan bagi kita sebagai orang peracaya untuk lari dari kehidupan yang asam-asam dan meninggalkanNya, apalagi harus menendang Yesus keluar dari hidup kita, dengan tegas saya katakan bertobatlah!!, Tuhan Yesus telah sempurna menyelesaikan tugasNya dari Bapa, maka kitapun wajib meneyelesaikan tugas kita dengan sempurna, karena sangat tidak ada alasan untuk kita tidak menyelesaikannya, jangan bersungut-sungut, bangun karakter Kristus dalam hidupmu agar kita dapat meneyelsaikan tugas kehidupan kita dengan sempurna,dan ketika di akhir hidup kita dapat berkata sebagaimana Yesus berkata "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.” "Sudah selesai." Lalu saya menundukkan kepala saya dan menyerahkan nyawa saya di hadapan Bapa..Amin.....